Syukur
“Alhamdulillah”
Hanya itu yang mampu aku ucap bersama rasa syukurku ketika aku mendapatkan rezeki dari-Nya yang tidak aku sangka-sangka. Di tengah kebingunganku karena keuangan yang semakin menipis, Allah bermurah hati untuk membuka pintu rezeki-Nya untukku dari arah yang tidak aku sangka-sangka.
Yah…walaupun tidak bisa dikatakan banyak, tapi itu lebih dari cukup dari yang aku perlukan. Aku merasakan,,,sekarang-sekarang ini,,,ketika aku sangat memerlukan uang, selalu saja pertolongan Allah itu datang di saat-saat kritis. Selain itu, rezeki berupa makanan atau traktiran atau pulsa atau apa saja,,,sangat sering aku dapatkan. Aku merasakan kemurahan-Nya dalam hidupku. Memang benar, kalau Allah tidak akan memberi apa yang kita minta, tapi Allah akan memberi apa yang dibutuhkan hamba-Nya. Ketika aku tidak membutuhkan yang aku pinta, maka DIA tidak memberikannya untukku (lebih tepatnya mungkin menundanya)…sampai dirasa-Nya aku sanggup menerima yang aku pinta. Tapi tanpa aku pinta, DIA memberikan apa yang aku butuhkan di saat-saat genting. Di saat-saat kebuntuanku.
“Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. [Al Baqarah : 22]
Rezeki yang tidak kita sangka-sangka bisa datang kapan saja, dari arah mana saja, dengan cara apapun juga. Karena dia adalah Ar Razaq. Ketika kita melakukan sesuatu dengan ikhlas karena Allah, maka Allah akan membalasnya dengan berlipat-lipat ganda. Apapun yang kita lakukan atau apapun yang kita berikan (entah itu berupa sedekah, zakat, infaq, atau yang lainnya) dengan jumlah seberapapun akan sangat besar nilainya di hadapan Allah. Walaupun di mata manusia, apa yang kita lakukan hanyalah hal kecil ataupun materi yang jumlahnya sangat sedikit, tapi kita ikhlas melakukan atau memberikannya karena Allah Ta’ala….sesungguhnya Allah itu Maha Mengetahui, Maha Membalas, dan Allah tidak pernah tidur. Tidak ada satu kebajikan atau kejahatan yang walaupun sangat kecil,,,yang luput dari penglihatan-Nya.
“Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” [Al Baqarah : 29]
Sudah terlalu banyak kemurahan-Nya yang terjadi padaku, walaupun aku hanya melakukan atau memberikan hal yang kecil. Tapi subhanallah….DIA memberikan balasan padaku berlipat-lipat ganda….dan tidak pernah terpikirkan olehku. Terlebih lagi ketika pertolongan itu datang di saat aku membutuhkan pertolongan. Ketika aku hanya bisa bersabar dengan sholatku dan ketika aku hanya bisa yakin bahwa pertolongan itu dekat,,,,teramat sangat dekat….ketika aku mengingat-Nya.
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (ni’mat)-Ku.” [Al Baqarah : 152]
Sesungguhnya Allah itu bersama orang-orang yang sabar. Dan semakin aku meyakini akan kebesaran-Nya,,,semakin aku meyakini janji-Nya. Karena DIA tidak pernah ingkar,,,janji-Nya adalah benar…dan janji-Nya yang benar itu yang membuatku bisa bertahan sampai sekarang. Lalu, nikmat Allah yang manakah yang aku dustakan??? Dan setiap apa yang kita kerjakan akan mendapatkan balasannya kelak, entah itu di dunia ataupun di akhirat,,,dan bahkan keduanya.
“Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia, dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.” [Ali Imran : 148]
“Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” [Al A’raaf : 205]
Wallahu’alam
*hanya sebuah tulisan kecil dari sebuah ungkapan rasa syukur
yuukk,,,berkelana di dapur sejenak (1)
PERUT KEMBUNG
- Bawang merah bisa digunakan untuk mengobati perut kembung. Parut bawang merah dan tambahkan minyak telon atau minyak kayu putih. Kemudian tempelkan parutan bawang tersebut di bagian pusar.
- 3 lembar daun jambu biji/jambu klutuk yang muda dan telah dikeringkan, 2 butir kapulaga, 1/4 ibu jari kulit batang pulosari, 3 gram adas. Rebus semua bahan dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Saring, minum airnya. Cara pemakaian: Untuk anak usia 3 bulan: 5-7 x 1 sdt sehari .Untuk anak usia 6 bulan: 3 x 1 sdm sehari . Untuk anak usia 3 tahun : 1 x 1 gelas sehari.
MAAG
¼ kg kacang hijau dicuci bersih, kemudian dijemur/dikeringkan. Setelah itu, sangria hingga terlihat matang, angkat dan tumbuk hingga halus. Setiap hari, gunakan 1 sendok makan tumbukan kacang hijau tersebut dicampur segelas air putih. Minum hingga sakit berangsur hilang/sembuh.
RADANG TENGGOROKAN
Kupas bersih 2 buah nanas masak, cuci bersih dan potong-potong. Kemudian diparut atau dibuat jus. Jika diparut, peras airnya, minum 3 kali sehari, masing-masing 1/3 bagian.
MIMISAN
60 gram akar alang-alang direbus dengan 400 cc air hingga tersisa separuhnya, kemudian airnya diminum selagi hangat. Minum secara teratur 2 kali sehari.
SAKIT PERUT
1 jari kunyit dibakar, 1 jari kulit batang pulasari, 1 genggam seluruh tanaman patikan cina segar, 1 cangkir air. Cara membuat: Tumbuk semua bahan, tambahkan air, didihkan hingga tinggal 1 cangkir, saring dengan kain bersih. Pemakaian: Untuk anak 1 tahun: 3 x sehari 1 sdm. Untuk anak 2 tahun: 3 x sehari 4 sdm. Untuk anak lebih tua: 3 x sehari 1/2 cangkir
MUNTAH-MUNTAH
15 gr daun kemangi secukupnya dijus, lalu tambahkan madu kemudian diminum.
GATAL-GATAL
2-3 jari batang brotowali dan 6 gelas, didihkan selama 1/2 jam. Gunakan untuk mencuci kulit yang gatal.
BIDURAN/KALIGATA
Untuk mengeluarkannya, minum air kelapa 3 kali sehari ¼ gelas, dan tunggu reaksinya. Biasanya sekujur badan akan terasa seperti dikerumuni semut, tapi itu merupakan pertanda bahwa biduran itu mulai keluar.
1 jari temulawak dipotong-potong, beri sedikit gula merah dan garam. Rebus dengan 1 gelas air. Saring dan setelah dingin diminumkan 3 kali sehari ¼ gelas.
RADANG LAMBUNG
2 rimpang kencur sebesar ibu jari dibersihkan dan dicuci bersih. Kemudian dikunyah. Telan airnya dan buang ampasnya, kemudian minum 1 gelas air putih, dan ulangi sampai sembuh.
MASUK ANGIN
1 rimpang kencur sebesar ibu jari dikuliti dan dicuci bersih. Kemudian kencur dimakan bersama garam secukupnya. Kemudian minum 1 gelas air putih. Dapat dilakukan 2 kali sehari.
Jahe merah dikuliti dan dicuci bersih bersama kencur, dengan perbandingan 2 : 1. Kemudian digeprak, lalu direbus. Tambahkan gula merah. Minum secara rutin 3 kali sehari setiap harinya.
Disana Hanya Ada Kalian, bukan kita
Disana hanya ada kalian, bukan kita
Sebuah episode hidup yang penuh kebimbangan. Ketika egoisme sebagai seorang wanita disandingkan dengan kehendak DIA yang memberi hidup. Segala qadha dan qadar yang terjadi adalah atas kehendak-Nya. Ketika ego patuh pada kehendak yang Maha Kuat. Saat-saat yang paling sulit untuk membuat keputusan, saat-saat yang sulit untuk membuat pilihan. Ketika harus memutuskan untuk melalui sebuah jalan dan tinggal di dalamnya…pada sebuah jalan yang belum pernah diperkirakan sebelumnya.
Disana hanya ada kalian, bukan kita
Bukan tempat pertama atau satu-satunya. Tetapi entah yang kedua, ketiga, atau keempat. Entah itu karena terpaksa atau memang karena keikhlasan. Bukan posisi atau tempat yang buruk, tapi salah satu tempat yang strategis untuk meraih surga-Nya,,,walaupun bukan itu satu-satunya jalan untuk mendapatkan surga-Nya. Bukan menolak atau menentang syariat tentang itu, tapi naluri tidak ingin berbagi adalah lebih besar pada diri seorang wanita. Tidak ada yang salah dan tidak ada yang buruk jika berada di tempat selain tempat pertama atau satu-satunya >> walau itu adalah keinginan abadi yang paling mendasar dari seorang wanita….dari setiap wanita. Tapi sekali lagi,,,jodoh, rezeki, dan maut adalah rahasia Allah. Hanya Allah yang mengetahui tiga perkara itu. Dia yang Maha Tahu.
Disana hanya ada kalian, bukan kita
Aku tidak menyukai suasana perkotaan yang padat dan penuh polusi. Aku lebih menyukai daerah yang bersuasana sejuk, teduh…seperti sebuah pedesaan tetapi tidak seberapa jauh dari kota. Ketika seseorang menawarkan hidup dalam sebuah rumah dengan suasana sesejuk itu…aku hanya bisa bilang, “Amin.” >>>untuk kalian
Disana hanya ada kalian, bukan kita
Impian. Dan semua orang punya impian. Tapi aku lelah bermimpi dan berharap, sampai aku menyerahkan semuanya pada DIA yang memberiku izin untuk tetap bernafas sampai hari ini. Seperti daun kering yang jatuh di atas sebuah arus, dan hanyut kemana arus membawanya. Terkadang tersangkut di tepian, mengira ada daratan yang member impian secara ikhlas…tapi sekali lagi, impian hanyalah sebuah ilusi. Ilusi adalah hal yang tidak berarti. Aku tidak ingin memiliki impian, karena ketika impian itu tenggelam bersama merahnya mentari di ujung barat sana…hanya kecewa yang akan menaungi seluruh bagian bumi.
Disana hanya ada kalian, bukan kita
Bagaimana mungkin aku masuk ke dalam sebuah rumah yang di dalamnya tidak ada tempat untukku??? Sebuah tangan terulur di depan matakau,,,menjanjikan sebuah kehidupan yang baru…yang membuat mata berbinar, tapi sebuah tangan yang lain,,,tarik-ulur…penuh keraguan karena pada setiapnya ada naluri yang tidak ingin berbagi. Yah…sebuah harapan baru untuk kehidupan yang baru…walau tak sesuai dengan apa yang aku harapkan tapi aku tidak akan pernah lupa satu hal yang membuat aku bisa bertahan sampai hari ini,,,bahwa janji Allah itu pasti benar. Apa yang aku pandang baik di mataku, belum tentu baik menurut pandangan-Nya dan begitu pula sebaliknya.
Disana hanya ada kalian, bukan kita
Aku mengerti. Dan sangat amat mengerti. Karena aku juga punya egoisme yang sama dengan yang lain. Tetapi sekali lagi aku berusaha menguatkan hati,,,bahwa Allah tidak pernah memberi sesuatu pada hamba-Nya tanpa maksud dan tujuan. Allah tidak pernah memberi cobaan pada hamba-Nya di luar batas kemampuan hamba-Nya. Aku tidak setawakal itu,,,tapi pengalaman hidup yang menempaku untuk menjadi sosok yang yakin akan janji-Nya.
Disana hanya ada kalian, bukan kita
Aku tidak berani berkata “tidak” karena aku takut itu hanyalah keputusan berdasarkan ego dan nafsuku. Tapi aku juga tidak berani berkata “ya” karena aku sadar sepenuhnya dengan posisiku yang setengah-setengah. Walaupun aku sudah memiliki jawaban itu, memiliki keyakinan itu…tapi aku tidak akan bisa menjawab karena berada pada posisi yang sulit. Aku tahu siapa aku, aku tahu posisi aku. Aku sadar siapa aku. Tanpa perlu orang lain mengingatkanku.
Disana hanya ada kalian, bukan kita
Aku letakkan bara panas itu kembali ke tempatnya. Karena aku tidak ingin terluka oleh panasnya. Aku letakkan kembali harapan dan impian ke tempat semula, karena aku tidak ingin semua menjadi sia-sia dan percuma. Aku tidak ingin semua menjadi terluka. Duniaku yang dulu lebih aman dan nyaman walau sempit dan gelap. Aku serahkan semuanya kembali pada DIA yang Maha hidup, yang Maha Mengetahui, yang Maha Memberi, yang Maha Memiliki…pada DIA yang merupakan tempat segala awal dan muara segala akhir.
“Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.”
stratus & columbus 3
Hanya ingin menulis, walaupun nggak karuan. Hanya ingin meluapkan apa yang mengganjal di hati, walaupun nggak menyelesaikan masalah.
_____________________________________________________________________________________________
Setelarik senyum menguap dalam hujan
Ketika sayap yang patah tak mampu mengepak
Kalau saja kemarin sore tidak ada kontak darimu, mungkin sampai hari ini aku masih “mendung”. Bodoh memang jika berlakon semacam itu, tapi begitulah aku. Ketika kurasa semua beban membuat sesak,,,yang bisa kulakukan hanyalah mengurung diri di kamarku yang nyaman, diam tanpa bicara sepatah kata pun, hanya berbaring,,,berselimut,,,dan menangis. Tapi sayang,,,,kau tidak akan pernah mengerti, kau hanya peduli pada dirimu,,,pada hatimu.
Hanya tangis dari sosok yang terkapar lemah
Hanya tangis dari merpati bersayap sebelah
Yang mengharap dunia berpihak padanya
Memberikan sebelah sayap lagi untuknya
Tapi sekali lagi,,,harapan hanyalah sebuah harapan. Apa memang aku telah salah menaruh harapan pada sosok yang terlampau berkilau di tepian sana??? Atau memang aku yang salah karena terlalu berharap??? Ahhh….duniaku memang terlampau sulit untuk kujangkau. Terlalu tinggi untukku yang rendah.
Duniaku di antara stratus-stratus yang ringan
Dibatasi columbus-columbus yang padat
Seperti sampai diraih
Tapi duniaku bukanlah duniaku
Sekali lagi koreksi, bahwa aku harus tetap berada di tempat aku berpijak. Agar tidak berharap langit hitam menjadi biru. Agar tidak berkhayal bisa berpijak dan berpegang pada dunia itu,,,sebuah dunia yang padanya terdapat begitu banyak kepedulian. Rasanya ingin menangis lagi,,,
Duniaku….
stratus & columbus 2
Stratus-stratus itu menjadi kumpulan columbus
Dan kumpulan columbus itu lebih menyukai menjadi hujan petir
Bukan itu yang menjadi permasalahannya. Tapi sudah aku katakan berulang kali. Harusnya mengerti,,,harusnya paham. Aku bukan seorang putri yang selalu bisa bersikap manis dan lemah lembut. Aku juga bukan seorang yang pandai berpura-pura. Kalau aku marah dan tidak suka, maka saat itu juga reaksiku akan berubah.
Awan-awan itu begitu indah
Hanya saja tak dapat tangan memegangnya
Ketika kepak sayap yang terluka patah
Jatuh ke bumi bersama kaburnya mimpinya
Hanya sungai berair asin yang tercipta
Dari sudut muara sepasang bening yang mengaca
Bercampur dengan hujan
Mengapa begitu sulit buatmu untuk mencerna apa yang aku katakan, apa yang aku sampaikan? Bukankah kau sudah tahu karakterku seperti apa? Hingga kau sanggup terus berprasangka buruk padaku…pada pemilik sebuah sayap yang mencoba untuk terbang. Kau sudah tahu bahwa aku hanya memiliki sebuah sayap, yahh….hanya sebuah sayap….dan sedang berusaha untuk bermain di antara stratus dan columbus itu. Tapi mengapa kau patahkan pula sayapku yang hanya tinggal sebuah? L
Sungai berair asin itu kembali menenggelamkanku
Dan menyeretku dalam arus deras
Menjauhkanku dari tepian yang susah payah kucapai
Untuk dapat berpegang pada sebuah tonggak
Yang berdiri dengan menjanjikan di tepian itu
Menjanjikan sebuah harapan yang ternyata maya
Ah,,,aku rasa inilah lemahnya annisaa. Terlalu berpegang pada perasaan, sehingga ketika terluka maka dunianya akan luluh lantak,,,termasuk aku. Annisaa bukanlah makhluk lemah, tapi perasaannya begitu lemah dan rawan, hingga arrijal pun harus berhati-hati agar tidak melukai perasaannya. Ketika ia mendapat perlakuan terlalu keras, maka ia akan retak dan pecah….ia akan seperti ranting yang dipaksa lurus, hingga akhirnya patah…ia akan seperti tulang rusuk yang apabila dipaksakan untuk lurus maka akan patah akhirnya. Tetapi ketika ia mendapatkan perlakuan yang tepat padanya, ia akan menjadi seorang penurut melebihi dari apapun.
Aku bukanlah sosok sempurna
Hingga ketika kau berlaku semacam itu
Aku akan menjadi berlian yang indah
Karena aku hanya butiran pasir
Yang banyak berserakan terbawa angin
Ilalang putih
“Aku lelah.”
“Kenapa?”
“Karena angin terus mempermainkanku. Karena ketika aku mulai bersemi, kemarau menggugurkan daunku. Karena api membakarku.” Randu mengeluh.
Aku tersenyum. “Aku juga seperti itu. Tapi aku tidak akan mengingkari takdir atau merasa lelah. Memang begitulah Tuhan menciptakan kita. Setiap kita pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Lalu,,,kenapa kita mesti kesal dengan ketentuan-Nya??”
“Tapi aku ingin terus tumbuh agar manusia bisa berteduh di bawah dahanku yang rindang.”
“Untuk apa kau risau?? Toh tak semua daunmu gugur ketika kemarau. Akarmu juga tak terbakar. Di musim berikutnya, kau masih bisa bersemi.”
“Tapi….”
“Sudahlah. Belajarlah bersyukur dengan apa adanya dirimu karena Tuhan tidak akan menciptakan sesuatu ataupun membuat sesuatu dengan percuma”.
Kali ini memang sangat panas, matahari sangat terik. Hujan tak kunjung datang, sementara air mulai mengering. Beruntung aku dan yang lain dikaruniai kemampuan lebih untuk tetap hidup di musim kemarau ini,,,dalam semua keterbatasan. Kemarin Api membakar tepian hutan dan menyisakan gumpalan-gumpalan asap putih yang tak henti mengepul. Sejujurnya aku pun takut jika Si Api menyentuhku, dan menghanguskan aku. Ketakutanku sama saja dengan ketakutan Si Randu. Aku berusaha menutupinya agar Randu tak merasa cemas.
Hidup ini memang keras di suatu waktu, tapi aku merasa lebih banyak indahnya. Ketika burung-burung bersahutan merdu, ketika katak bersahutan memanggil hujan. Pun ketika hujan membasahi aku, Randu, Jati, Beringin, Bambu, dan yang lainnya. Aku sangat menikmatinya, tapi sekarang tanah retak pecah. Angin menderas menerbangkan dedaunan yang kering, turut menggoyangkan aku yang tak berbatang keras. Tapi beruntung akarku kuat berpegang pada tanah, hingga aku tidak tercabut.
“Apiii……Apiiii…..!!!!!!!!” Teriak Jati yang bertubuh tinggi.
“Bagaimana ini??!!! Habislah kita dilalapnya, mati kita!!!” Sahut Mahoni menangis cemas.
Semua penduduk hutan berlarian mencari selamat. Tapi kami tidak bisa lari, kami hanya bisa cemas dan gelisah menunggu Api menghanguskan kami. Meratakan kami dalam warna coklat yang hangus. Di saat-saat seperti ini kami hanya bisa pasrah dan berdoa agar Si Api padam. Dan berharap angin berubah arah, agar Api memutar balik tubuhnya tidak menjangkau kami. Tapi….mungkinkah??!!!
“Ilalang, bagaimana ini??!! Aku tidak ingin berwarna coklat!” Randu meratap.
“Aku juga tidak mau!!!” Sahut Beringin.
“Aku juga!!”
“Aku juga!!!”
Bergantian sahut mereka mengadu padaku. “Aku juga tidak mau kita jadi begitu. Tapi apa yang bisa kita lakukan??! Kita hanya bisa pasrah,,,karena ini adalah ketentuan Tuhan. Kita tidak bisa melawan, kita hanya bisa menunggu Api datang menyentuh dan membakar kita.”
Hening. Hanya isak tangis dan ratap pilu yang terdengar. Angin terus berhembus membawa Api ke arah kami. Semua mulai berteriak panik ketika melihat lidah-lidah merah mulai menari dalam jarak yang tak seberapa jauh. Asap hitam membumbung tinggi menandakan Api tidak pilih kasih.
“Maaf, kawan….aku hanya bertiup sesuai dengan arah yang ditentukan-Nya.” Angin melewati kami dengan pilu.
Saat-saat kehancuran kian dekat. Aku gemetar. Jati menunduk layu karena terkena asap panas yang mulai mendekatinya. Bambu hanya mampu menatap kosong. Tak ada warna hijau dan tawa canda mereka lagi. Perlahan Jati, Bambu, dan Mahoni berubah warna menjadi coklat. Tubuh mereka hangus. Daun-daun mereka rontok. Aku juga akan begitu. Aku takut. Aku hanya bisa mengharap keajaiban-Nya, yang memberi kami hidup…yang mematikan kami pula. Tapi harapan hanyalah tinggal harapan. Dan Api perlahan menghanguskan Beringin, Randu yang berada di dekatku, dan…….aku.
_________________________
Add-ons Kebaikan
Add-ons Kebaikan
Salah satu kelebihan browser Mozilla Firefox adalah adanya add-ons, yaitu tools atau aplikasi-aplikasi tambahan yang melekat pada browser yang punya banyak manfaat untuk pengguna Mozilla.
Salah satu contoh add-ons yang dimiliki Mozilla adalah DownThemAll!, yang memudahkan pengguna untuk mendownload contain dari internet secara massal dan meng-organize-nya. Selain itu ada Boost For Facebook yang memanjakan pengguna untuk bermain-main dengan akun facebook-nya. Dan ada Alexa Statusbar yang berfungsi untuk mengecek rating situs yang sedang kita browsing. eQuake Allert untuk mengingatkan kalau terjadi gempa, dan banyak lagi.
Add-ons itu seperti plug-in, semacam tools tambahan. Bukan cuma browser mozilla firefox yang punya add-ons, aplikasi lain pun punya. Facebook punya, linux punya.
Hmm.. andai hati kita bisa dipasang add-ons, maka add-ons apa ya yang akan kita pasang? Mungkin bisa dicoba add-ons berikut ini:
1. Everytime dzikrullah.
Add-ons ini membuat hati kita untuk selalu berdzikir mengingat Allah swt di setiap saat. Rasulullah pun menginstall add-ons ini. Begitulah pengakuan Aisyah rha. “Adalah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa sallam selalu berdzikir kepada Alah setiap saat.” (HR. Muslim & Abu Dawud)
Add-ons ini memang bekerja di hati kita. Tapi hendaknya lisan kita pun mengikuti kerja add-ons ini. Karena itu perintah dari junjungan kita Rasulullah saw. “Hendaklah lisanmu selalu basah karena berdzikir kepada Alloh.” (Muttafaqun ‘Alaihi dari Hadits Abu Hurairah)
2. Auto Istighfar.
Ketika kita melakukan suatu perbuatan dosa, maka kita akan segera tersadar dan beristighfar kepada Allah swt. Begitulah fungsi add-ons ini.
Add-ons ini merupakan aplikasi yang tepat agar kita menjadi orang yang bertaqwa. Karena ciri orang yang bertaqwa adalah cepat menyadari kesalahannya dan kemudian bertaubat kepada Allah swt.
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS 3:135)
3. GhodBash
Aneh atau familiar namanya? Add-ons ini singkatan dari ‘Ghodul Bashar’. Artinya adalah menundukkan pandangan. Cara kerjanya begini: Ketika mata kita menangkap objek yang Allah haramkan untuk dipandang, seketika itu juga add-ons yang berada di hati kita ini bekerja mengirimkan pesan serius pada otak. Pesan itu adalah agar otak memerintahkan mata kita berpaling dari objek terlarang itu.
Add-ons ini sangat berguna untuk mengaplikasikan perintah Allah pada Al-Qur’an surat An-Nur ayat 30-31.
4. eQuake.
Ya memang, add-ons ini beneran ada di dunia nyata. Gunanya untuk mengingatkan kalau ada gempa.
Tapi kalau versi yang terpasang di hati, berfungsi untuk membuat gempa atau getaran di hati ketika terdengar nama Allah swt. Getaran atau gempa yang ditimbulkan besarnya berbanding lurus dengan kecintaan kita kepada Allah swt. Makin cinta kita pada Dia, maka makin besar gempa yang terjadi di hati ketika nama Allah terdengar.
Add-ons ini musti terpasang di hati orang mukmin. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS 8:2)
5. Muhasabah.
Add-ons ini berfungsi untuk mengukur fluktuasi ketaatan kita pada Allah swt. Karena iman itu mengalami pasang surut. Kalau kita memiliki add-ons ini, maka kita bisa mengoptimalkan ketaatan kita pada Allah swt. Ketika ketaatan terdeteksi surut, maka kita bisa segera bertaubat dan menyegarkan iman kita, agar ketaatan kembali naik.
Kita bisa menggunakan aplikasi ini untuk memeriksa grafik ketaatan kita di waktu-waktu khusus. Misalnya akhir tahun, akhir bulan, akhir pekan, atau di akhir hari. Atau kapan saja kita mau.
6. Anti Virus.
Ya, ada juga add-ons seperti ini di hati. Karena hati kita rawan terkena virus. Kalau sudah terkena virus, maka jadilah hati kita hati yang sakit (qalbun maridh). Kalau tidak terobati juga, maka hati pun mati (qalbun mayit).
Jenis-jenis virus yang diobati oleh aplikasi ini adalah: dengki, hasad, dendam, riya’, ujub, ghurur, kibr, dll. Juga ada virus merah jambu (apa tuuh?? hehe…). Silakan lengkapi database antivirus anda dengan membaca buku tazkiyatun nafs karangan Imam Ghozali, sering mendengar taushiyah Aa Gym, dan cara lainnya.
Disarankan untuk rajin men-scan hati anda ketika hendak tidur, mencontoh seorang sahabat yang telah Rasulullah klaim sebagai penghuni surga. Salah satu kerja anti virus ini adalah dengan memaafkan orang yang pernah berbuat salah pada kita sehingga tidak ada dendam.
7. I’m Sorry.
Selain memaafkan, kita juga harus meminta maaf pada orang lain kalau kita berbuat salah. Install-lah add-ons ini agar kita tidak memiliki musuh atau punya kesalahan pada orang. Add-ons ini akan bekerja di hati ketika hati terdeteksi memiliki noda berupa kezoliman pada orang. Add-ons ini memaksa otak untuk segera mengucapkan kata maaf pada orang yang kita zolimi.
8. Anti Nifaq.
Penting untuk tidak menjadi munafik. Kalau tidak, kita akan memiliki musuh di langit dan di bumi. Install-lah add-ons ini di hati kita. Maka kita hati kita akan memiliki karakter shidq (jujur) dan amanah.
9. Syukur 21, Shobr, dan Ridho
Ketiga add-ons ini bekerja saat menerima segala sesuatu yang telah ditakdirkan pada diri kita. Syukur 21 aktif saat diri kita mendapatkan kenikmatan dari Allah swt. Shobr bekerja saat diri kita menerima musibah. Ridho bekerja secara general, apa pun yang terjadi, ridho selalu aktif bekerja.
Add-ons ini membuat pribadi yang meng-install-nya menjadi pribadi ‘ajaib’ yang mengagumkan.
”Sungguh mengherankan perkara orang mukmin itu, sesungguhnya seluruh perkaranya adalah baik baginya. Dan hal itu tidak dimiliki oleh siapapun kecuali orang mukmin. Jika dia diberi sesuatu yang menggembirakan dia bersyukur, maka ia menjadi baik baginya. Dan apabila ia ditimpa suatu madharat, ia bersikap sabar, maka itu menjadi baik baginya.”(HR.Muslim)
10. Ikhlas mode on.
Add-ons ini penting dimiliki oleh hati agar setiap perbuatan baik kita memperoleh pahala. Aktifkan add-ons ini sebelum, ketika, dan sesudah berbuat baik.
Ada pihak ketiga yang tidak ingin add-ons ini aktif. Yaitu setan. Ia berusaha menjadi intruder dalam diri kita agar add-ons ini rusak. Maka selalu jagalah add-ons ini! Karena aktif-nya add-ons ini menjadi syarat sahnya amalan baik yang kita lakukan.
*****
Itulah beberapa add-ons yang bisa di-install di hati kita. Ada banyak lagi add-ons yang kita perlukan. Tidak cuma apa yang ada di atas. Pokoknya, semua jenis kebaikan adalah add-ons yang harus terinstall di hati kita. 
Allahu’alam bish-showab.
*sumber : http://andaleh.blogsome.com/2009/10/14/add-ons/
Halloween? Nggak Banget Deh!
Lalu, perayaan apakah itu? Dialah Halloween! Perayaan yang biasa digelar pada malam 31 Oktober ini memang mengundang minat banyak kalangan. Kemeriahan, tampilan busana, serta rangkaian acara yang terangkum di dalamnya sangat menarik perhatian. Maka tak heran apabila pada tahun 2005, sejumlah kota di Amerika menggelar perayaan ini secara besar-besaran. Kota Anoka di negara bagian Minnesota, kota Salem di Massachusetts, kota New York, dan kota-kota lainnya menggelar pawai raya yang disaksikan jutaan masyarakat, serta diliput stasiun-stasiun televisi dengan meriah.
Kemudian apa sih Halloween? Dikutip dari Wikipedia, Halloween berasal dari festival Samhain (dari bahasa Irlandia Kuno; samain) yang dirayakan orang Kelt zaman kuno. Festival Samhain merupakan perayaan akhir musim panen dalam kebudayaan orang Gael, dan kadang-kadang disebut “Tahun Baru Kelt”. Orang Kelt yang menganut paganisme secara turun temurun menggunakan kesempatan festival untuk menyembelih hewan ternak dan menimbun makanan untuk persiapan musim dingin.
Bangsa Gael kuno percaya bahwa tanggal 31 Oktober, pembatas dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi terbuka. Orang mati membahayakan orang hidup dengan membawa penyakit dan merusak hasil panen. Sewaktu merayakan festival, orang Gael menyalakan api unggun untuk membakar tulang-tulang dari hewan yang mereka sembelih. Orang Gael mengenakan kostum dan topeng untuk berpura-pura sebagai arwah jahat atau berusaha berdamai dengan mereka.
Maka tak mengherankan apabila dalam festival ini, orang-orang yang terlibat di dalamnya mengenakan topeng serta kostum menyeramkan. Seperti topeng yang menyerupai hantu, manusia serigala, setan, penyihir, dan makhluk-makhluk menyeramkan lainnya sesuai kebudayaan mereka.
Tradisi yang tak lepas dari perayaan ini, adalah berkelilingnya anak-anak dari satu pintu ke pintu rumah tetangga lainnya. Mereka meminta permen, dengan melontarkan “ancaman” yang sangat terkenal “Trick or treat!” yang berarti, “Beri kami (permen) atau kami jahili.” Kebiasaan lain yang dilakukan anak-anak saat perayaan Halloween adalah menghiasi pohon dengan tissue toilet, atau menggambari jendela dengan sabun pada rumah tetangga mereka yang pelit.
Meski demikian, Halloween bagi kalangan orang dewasa tak kalah menariknya. Perayaan ini dijadikan sebagai ajang kreativitas pembuatan topeng, hingga perlombaan busana. Maka, bukan suatu keanehan apabila perayaan ini banyak digemari para remaja. Bukan hanya di Amerika, tetapi juga di negeri ini. Meski perayaan Halloween di negeri ini hanya dirayakan di tempat-tempat tertentu, serta tanpa pemberitaan yang meriah. Tetapi tetap saja ada! tak terkecuali di sebagian kecil rumah-rumah keluarga muslim.
Ironisnya, tidak sedikit remaja muslim yang mengikuti acara ini. Alasannya pun bermacam-macam. Just for fun, ikut tren masa kini, demi pergaulan, serta ketidak tahuan yang mengakibatkan mereka hanya ikut-ikutan, adalah alasan-alasan yang membahayakan. Atau, karena mereka berada di sebuah negeri yang di dalamnya digelar festival Halloween, dan kemudian mengikutinya. Sungguh dalam hal ini tidak ada pengecualian. Bagaimanapun, mengikuti perayaan Halloween adalah bentuk tasyabuh yang dilarang. Hal ini diungkapkan oleh Rasullah di dalam sebuah hadits:
“Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash r.a, dia berkata, “Barangsiapa yang berdiam di negeri-negeri orang asing, lalu membuat tahun baru dan perayaan seperti mereka serta menyerupai mereka hingga dia mati dalam kondisi demikian, maka kelak dia akan dikumpulkan pada hari kiamat bersama mereka.” [lihat ‘Aun Al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud, Syarah hadits no. 3512]
Adapun ritus paganisme yang lekat dalam pagelaran ini bukan hanya tidak ada dalam syariat Islam. Namun lebih dari itu, festival Halloween adalah bentuk kesyirikan yang membahayakan aqidah umat.
Karena itulah, mari kita berbagi informasi mengenai Halloween. Insya Allah, dengan saling menularkan pemahaman, kita semua akan mampu berkata dengan tegas. Halloween? Nggak banget deh!! Wallahu a’lam.(*)
Dengan 5 Hal Ini, Kau Akan Berbahagia Bersamaku, Istriku…
Diketik ulang oleh Humaira Ummu Abdillah dari majalah al-mawwaddah, Edisi I Tahun ke-3,Sya’ban 1430H/2009,Rubrik: Taman Pasutri, oleh: Ustadz Abu Amar al-Ghoyami hal:29-30
Suami Anda mungkin tidak pernah berkata-kata secara terbuka dan apa adanya kepada Anda. Setiap Anda bertanya kepadanya ia selalu menjawab dengan mendahulukan perasaannya. Akibatnya, Anda tidak bisa puas dengan jawabannya yang memang sangat sedikit.Bila ini terjadi pada suami Anda, maka Anda harus tahu bahwa memang tidak semua laki-laki bisa begitu saja terbuka, namun benar-benar ada tipe suami yang memang pendiam dan pemalu.
Berikut tips yang bisa digunakan oleh istri untuk mengambil hati suaminya yang pendiam dan pemalu yang menurut hasil penelitan telah terbukti banyak memberi faedah bagi istri untuk bisa hidup berbahagia bersama suaminya.
1. Jadilah Istri Yang Menghormati Suami
Bila istri menghormati suaminya, maka dengan mudahnya suami pun akan menghormatinya. Namun, bila istri tidak bisa menghormati suaminya maka selamanya ia akan menderita disisi suaminya. Mengapa? Apakah memang sikap saling menghormati merupakan kebutuhan asasi bagi suami yang tidak bisa ditawar-tawar lagi sehingga mereka mewajibkannya atas istri?
Banyak istri yang bila telah melahirkan anak suaminya beranggapan bahwa ia akan terus damai disisi suaminya. Ia menyangka akan senantiasa bahagia disisi suaminya hanya dengan telah lahirnya anak suaminya. Akibat dari sangkaan dan duga-duga ini akhirnya banyak istri yang lupa atau tidak lagi memandang perlu sikap hormat kepada suaminya. Ia banyak merendahkan suaminya dan menyepelekannya.
Ketahuilah, istri yang menghormati suaminya ialah istri-istri penduduk surga. Tidaklah Anda ingin meneladani mereka? Rasulullah shalallahu alaihi wassalam pernah bersabda:
“Maukah aku kabarkan kepada kalian para istri kalian di surga? Wanita yang penyayang, sangat subur, dan suka kembali berbuat baik yang apabila berbuat aniaya ia akan mengatakan, ‘ Ini tanganku ada diatas tanganmu, aku tidak bisa sekejap pun memejamkan mata sehingga engkau ridho kepadaku”1
Bukankah meminta maaf merupakan bentuk penghormatan yang tinggi? Bukankah mengulurkan tangan mengharapkan maaf suami merupakan sikap hormat istri kepadanya? Maka, bila Anda ingin menghormati suami, jadilah istri yang sabar atas kekhilafannya. Jadilah istri yang tidak pernah menentang suami saat ia marah. Jadilah istri yang menghargai dan menghormati cemburu suami. Jadilah istri yang bisa menjaga suami. Jadilah istri yang tidak enggan meminta maaf. Enggan meminta maaf suami adalah bukti kesombongan istri. Tunjukkan rasa hormat dan perhatian Anda kepada suami dihadapan orang lain, baik saat ia bersamamu maupun saat ia tidak hadir disisimu. Dengan begitu, Anda telah menghormatinya dan insya Allah Anda akan senantiasa bahagia disisinya. Perkataan yang mudah terucap dan mudah menghancurkan rumah tangga ialah, “ Aku tidak akan menghormatimu lagi”.
2. Jadilah Istri Yang Bertanggung Jawab
Banyak istri mengeluhkan perihal suaminya yang tidak bertanggung jawab. Sementara banyak pula suami yang menganggap istrinya tidak bertanggung jawab.
Dalam masalah ini, penting sekali kita menilik kisah Asma’, putri Abu Bakar ash Shidiq. Ia adalah istri yang ikut memikul tanggung jawab dirumah suaminya secara sempurna. Bahkan ia tetap menjaga dan menghormati perasaan serta kecemburuan suaminya.
Suaminya ialah Zubair, seorang sahabat yang fakir. Asma’ pun tahu bahwa suaminya sangat membutuhkan kesiapannya untuk ikut memikul tanggung jawab keluarga bersamanya. Ia biasa mengurusi makanan kuda Zubair, menjahit tempat airnya, menumbuk gandum, mengusung biji-bijian dari kebun dan lain-lainnya. Namun begitu, ia sangat menyadari bahwa keadaanya tidak boleh mengurangi rasa hormatnya kepada suaminya. Ia tetap menjaga perasaan suaminya dan kecemburuannya. Ia lebih memilih mengusung biji-bijian diatas pundaknya dengan berjalan kaki daripada naik untuk padahal ada kaum laki-laki bersamanya. Hal itu hanya demi menghargai kecemburuan suaminya. Sehingga dihadapan istri yang sangat menghargai dan bertanggung jawab inilah sosok seorang suami pun luluh hatinya sehingga ia berkata, “ Demi Allah, pengorbananmu untuk membawa biji-bijian itu jauh lebih berat bagiku daripada dudukmu diatas unta Rasulullah shalallahu aalaihi wassalam”.Memang , Asma’ lebih mendahulukan kecemburuan suaminya sehingga tidak menerima tawaran Rasulullah Shalallahualaihi wassalam untuk naik di unta beliau saat mengusung biji-bijian.
3. Jadilah Istri Yang Terbuka dan Menghargai Perasaan
Ketenteraman perasaan dipengaruhi oleh terungkapnya isi hati pasutri. Ungkapan isi hati tentang rasa cinta kasih istri terhadap suami merupakan factor utama untuk mewujudkan kebahagiaan rumah tangga. Para suami sangat membutuhkan hal itu, sebagaimana istripun membutuhkannya. Bahkan Rasulullah Shalallahu aalaihi wassalam membolehkan istri berdusta dalam pengungkapan rasa cinta dan kasihnya terhadap suaminya demi terwujudnya kehangatan hubungan berumah tangga dan demi terpeliharanya ikatan pernikahan.2 Lalu,mengapa pasutri tidak melakukannya? Mengapa para istri tidak mengutarakan isi hatinya kepada suaminya tentang sesuatu yang bisa membahagiakan kehidupan rumah tangganya?
4. Percayalah Kepada Suamimu
Rasa cemburu merupakan bukti yang sangat kuat akan besarnya cinta dan kasih istri kepada suaminya. Sehingga rasa cemburu terkadang dibutuhkan untuk mengungkapkan isi hati istri kepada suaminya bahwa ia mencintai dan mengasihinya. Bahkan, sifat pencemburu merupakan hal yang lazim bagi wanita. Namun cemburu ada dua, sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam:
“ Ada diantara sifat cemburu ada yang dicintai dan ada pula yang dibenci oleh Allah. Adapun cemburu yang dicintai Allah adalah cemburu dalam keragu-raguan, sedangkan cemburu yang dibenci oleh Allah ialah cemburu tidak dalam keragu-raguan”3
Cemburu tidak boleh menghilangkan kepercayaan istri kepada suaminya dengan memastikan bahwa suaminya telah salah dan menyeleweng, misalnya si istri mengatakan: “ Mengapa kamu telat pulang?” atau “ Darimana saja tadi kamu pergi?” atau “ Berapa banyak wanita yang bekerja ditempat kerjamu?” Semua perkataan ini dan yang senada ialah cemburu yang tidak baik sebab didasari penetapan bahwa suaminya telah salah dan menyeleweng, bukan dibangun diatas kepercayaan atau sekadar duga-duga dan rasa ragu yang akan hilang dengan penjelasan dari suami.
5. Jadilah Istri Yang Berakhlak Terpuji
Seorang suami yang shahih akan merasa bahagia dan terpenuhi kebutuhan asasinya bila beristrikan seorang wanita yang baik akhlaknya. Wanita yang buruk ialah wanita yang perkataannya selalu bermakna ancaman, ucapan dan suaranya kasar, tidak mau tahu kebaikan orang lain atasnya, dan suka mencari-cari keburukan orang lain. Selain itu, ia juga tidak mengasihi suami, sedikit rasa malunya, suka mencela, pemarah, rumahnya kotor, suka menunjuk dengan tangan dan jarinya, biasa berdusta, dan selalu meneteskan air mata buaya. Istri yang berakhlak terpuji tidak memiliki sifat-sifat tersebut. Bahkan, disaat ia sedang cemburu sekalipun, ia hanya akan menyebut kebaikan suami yang tidak bisa tidak harus membuatnya cemburu.Semoga dengan 5 hal in Anda, para istri , akan berbahagia bersama suami Anda. Wallahul Muwaffiq.
Catatan kaki:
1. Hadits Hasan, lihat Shahihul Jami’ 2604 oleh Syaikh al-Albani [?]
2. lihat dalam Shahih Muslim, Bab Dusta yang di Perbolehkan hadits no.1810 dan Bukhari no.2692 bunyi haditsnya adalah : “Saya tidak pernah mendengar Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam memberi kelonggaran berdusta kecuali dalam 3 hal: [1] Orang yang berbicara dengan maksud hendak mendamaikan, [2] orang yang berbicara bohong dalam peperangan dan [3] suami yang berbicara dengan istrinya serta istri yang berbicara dengan suaminya mengharapkan kebaikan dan keselamatan atau keharmonisan rumah tangga [?]
3. Hadits Hasan, riwayat Abu Dawud 2661 dan Nasai 2570, lihat Shahihul Jami’ 2221 oleh Syaikh al-Albani [?]
Artikel Islam dari jilbab.or.id
________________________________
salam ramadhan
teduh itu menghilang disaput kemarau menahun
tapi tetabuhan rindu tetap menyuarakan nadanya
dalam dahaga yang merindu telaga
dalam gelap yang mendamba terang
dalam kemarau yang setia menanti hujan
setia aku mentasbihkan kebesaran-Mu, Rabb…
salamku untuk bulan penuh berkah ini
dengan pengharapan mendapat ridho-Mu
mendamba syurga melalui ar royyan
hanya berkah-Mu yang mampu menuntunku
termohon ampun atas segala dosa yang berlaku dalam waktuku
pada diriku, pada hatiku, pada pikiranku
segala puji bagi Engkau wahai yang Maha Suci
dalam selimut kalimat-Mu yang indah menenangkan
kalam-Mu terurai bersama detik yang terlewat
mencoba melewati di setiap arus waktu
bukan hanya dalam bulan penuh berkah-Mu ini